Aswi Rizki

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Ciri-ciri Lidah Orang yang Takut Kepada Allah
Ciri-ciri Lidah Orang yang Takut Kepada Allah

Ciri-ciri Lidah Orang yang Takut Kepada Allah

Bagaimana ciri-ciri lidah orang yang takut kepada Allah? Orang mukmin yang sejati ialah orang yang takut kepada Allah SWT. dengan seluruh organ dan anggota tubuhnya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Laits dalam Tanbihul Ghafilin, bahwa takut kepada Allah dapat dilihat indikasi dalam seluruh anggota tubuh. Terutama Lidah.

Lidah merupakan anggota tubuh yang sering diulas oleh Nabi Muhammad dalam sabdanya. Dalam sebuah hadis, bahkan Rasul mendiskripsikan seorang muslim yang paling baik adalah yang perkataannya tidak menyakiti sesamanya. Hal ini sebagaimana riwayat Abu Musa r.a. sebagai berikut

قَالُوا يا رَسُولَ اللهِ أَيُّ الإِسْلامِ أَفْضَلُ قَالَ: مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسانِهِ وَيَدِهِ أخرجه البخاري.

Mereka bertanya kepada Rasulullah saw., “Wahai Rasulullah, Islam bagaimanakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Orang yang lisan dan tangannya selamat (tidak menyakiti) orang-orang Muslim lainnya.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan hadis di atas maka Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengatakan bahwa lidah sejatinya benda yang lebih tajam karena melalui lidah, manusia selalu menyakiti hati dan menyakiti perasaan saudaranya. Maka lidah lebih tajam dari mata pedang, ia bisa membelah yang tak kasat mata seperti persaudaraan dan persahabatan.

Berdasarkan hal tersebut banyak pula para ulama menyebutkan bahwa lidah yang dapat menimbulkan perpecahan, menyakiti hati lawan bicara, senang berbohong dan mengadu domba merupakan sebuah indikasi dari sikap seorang hamba yang tidak takut kepada Allah.

Adapun orang yang takut kepada Allah, menurut Imam al-Ghazali dalam Mukasyafatul Qulub, adalah mereka yang akan selalu berusaha mencegah lidahnya dari berbohong, menggunjing, mengadu domba membual dan mengobral perkataan yang tidak berguna. Ia akan menjadikan lidahnya sibuk untuk selalu zikir kepada Allah Swt, membaca Al-Quran, berdiskusi dan mengkaji ilmu.

Wallahu a'lam Bishawab

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar