Aswi Rizki

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Cara Menuntun Orang Menghadapi Sakaratul Maut Sesuai Sunnah
Sakaratul Maut Sesuai Sunnah

Cara Menuntun Orang Menghadapi Sakaratul Maut Sesuai Sunnah

Detik-detik akhir kehidupan atau lebih akrab dikenal dengan sakaratul maut merupakan satu hal yang pasti dialamai oleh setiap insan. Keluarga bahkan tetangga seringkali gugup bahkan bingung menghadapi keadaan tersebut. Lantas bagaimana cara menuntut orang menghadapi sakaratul maut?

Agama telah memberikan aturan disetiap keadaan, Tuntunan dalam menghadapi al-Muhtadlir, an-Nawawi dalam karyanya Minhajut Thalibin, memaparkan tentang tatacara mengahdapinya sebagai berikut :

Pertama, menidurkan miring ke arah kanan dan dihadapkan kearah kiblat. Jika kesulitan, maka lentangkan dengan posisi wajah dan telapak kaki menghadap kiblat.

Kedua, dituntun pelan-pelan mengucapkan kalimat syahadat.

Ketiga, dibacakan surat yasin. (Selain Yasin, Surah al-Ra’du Dapat Permudah Sakaratul Maut)

Keempat, memberi motivasi agar berbaik sangka pada Allah.

Perpisahan antara jasad dan nyawa memberikan rasa sakit luar biasa sehingga menimbulkan rasa haus, keadaan ini dimanfaatkan oleh Setan untuk mendatanginya serta membawakan air dan menawarkanya kepada al-Muhtadir dengan persyarat mau mengakui bahwa “Setan adalah tuhan”

Menghilangkan rasa haus yang diderita al-Muhtadlir merupakan kesunahan bahkan kewajiban bila ada tanda bahwa dirinya membutuhkan untuk menghilangkan rasa dahaga yang di alaminya, dengan cara memberikan segelas air putih. Sebagaiamana fatwa Habib Abdurahman dalam Bughyah al-Mustarsyidin:

وَيُجْرَعُ الْمَاءُ نَدْباً بَلْ وُجُوْباً إِنْ ظَهَرَتْ أَمَارَاتٌ تَدُلُّ عَلَى اِحْتِيَاجِهِ

“Sunah bahkan wajib memberikan minum apabila ada tanda-tanda orang yang sedang sakaratul maut membutuhkanya”.

Wallahu a'lam Bishawab

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar